Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS LIA

UNIVERSITAS LIA

UNIVERSITAS LIA
Jurusan

Cara Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Bahasa Jepang

Kenali minat Bahasa Jepang lewat pengalaman komunikasi, latihan memahami percakapan, refleksi pribadi, dan eksplorasi bahasa serta budaya Jepang.

Cara Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Bahasa Jepang

Minat pada Bahasa Jepang tidak selalu muncul karena seseorang sejak awal ingin menjadi penerjemah.

Kadang ketertarikan justru terlihat saat bekerja: berusaha memahami pesan pelanggan, memperhatikan cara orang menyampaikan maksud, atau penasaran mengapa ungkapan tertentu berubah makna ketika diterjemahkan.

Kalau hal-hal seperti itu membuat Anda ingin mencari tahu lebih jauh, jangan langsung menyimpulkan bahwa Bahasa Jepang pasti cocok. Amati rasa ingin tahu tersebut, coba belajar dari materi sederhana, lalu lihat apakah Anda masih ingin mendalaminya.

 

Saat Memahami Pesan Pelanggan, Apa yang Ingin Anda Pelajari Lebih Jauh?

Pekerja layanan pelanggan terbiasa berkomunikasi dengan banyak orang.

Ketika berhadapan dengan bahasa dan budaya yang berbeda, satu kalimat tidak selalu cukup dipahami hanya dari arti setiap katanya.

Anda mungkin mulai bertanya mengapa ungkapan tertentu digunakan dalam situasi tertentu, bagaimana tingkat kesopanan memengaruhi percakapan, atau mengapa terjemahan sebuah kalimat tidak sama persis dengan susunan aslinya.

Pertanyaan yang terus muncul dapat menjadi petunjuk bahwa ketertarikan Anda bukan hanya pada kosakata, tetapi juga pada cara bahasa digunakan dalam konteks.

 

Bagaimana Rutinitas Layanan Pelanggan Membantu Mengenali Minat?

Coba catat tiga aktivitas yang pernah Anda lakukan.

Pertama, aktivitas bahasa yang membuat Anda penasaran. Kedua, aktivitas yang hanya dilakukan karena tuntutan pekerjaan. Ketiga, aktivitas yang ingin Anda pelajari kembali meskipun tidak sedang diminta.

Misalnya, Anda mungkin tertarik memahami maksud pelanggan asing, tetapi kurang tertarik pada pekerjaan administrasi setelah percakapan selesai.

Pisahkan juga antara minat, kemampuan saat ini, kebutuhan kualifikasi, dan hambatan waktu.

Belum lancar berbahasa Jepang bukan berarti Anda tidak memiliki minat. Pada tahap awal, yang lebih penting adalah apakah proses memahami bahasa dan budaya tersebut membuat Anda ingin terus belajar.

 

Coba Aktivitas Sederhana untuk Menjelajahi Bahasa Jepang

Pilih percakapan Jepang sederhana yang dilengkapi terjemahan.

Baca versi aslinya dan bandingkan dengan terjemahannya. Perhatikan bagian yang menurut Anda tidak diterjemahkan kata demi kata.

Setelah itu, tulis beberapa pertanyaan.

Mengapa ungkapannya berbeda? Apakah konteks hubungan antarpembicara memengaruhi pilihan kata? Adakah unsur budaya yang membuat maknanya lebih mudah dipahami?

Latihan ini bukan tes kemampuan bahasa.

Tujuannya adalah melihat apakah Anda menikmati proses mencari makna, memahami konteks, dan menemukan alasan di balik penggunaan sebuah ungkapan.

 

Cocokkan Rasa Ingin Tahu dengan yang Dipelajari di S1 Bahasa Jepang

S1 Bahasa Jepang mempelajari kemampuan berbahasa, komunikasi, dan budaya Jepang.

Ketertarikan dari pengalaman kerja dapat dipetakan ke beberapa bidang seperti bahasa Jepang, pemahaman budaya, komunikasi, dan dasar penerjemahan.

Misalnya, ketertarikan pada makna percakapan dapat berkembang menuju kemampuan bahasa. Rasa penasaran terhadap perbedaan cara berkomunikasi dapat mengarah pada pemahaman budaya.

Untuk melihat gambaran program secara lebih jelas, Anda dapat membaca halaman S1 Bahasa Jepang Universitas LIA.

Baca juga: Pelajari S1 Bahasa Jepang Universitas LIA

 

Dari Minat Belajar menuju Kemampuan Bahasa untuk Menjajaki Penerjemahan

Minat tidak harus langsung berubah menjadi keputusan berpindah pekerjaan.

Anda dapat memulainya dari satu kebiasaan kecil, misalnya membaca percakapan pendek, menambah kosakata, atau membandingkan teks dengan terjemahan beberapa kali dalam seminggu.

Perhatikan bagian mana yang membuat Anda paling penasaran.

Jika tata bahasa atau kosakata terasa sulit, gunakan kesulitan tersebut untuk mengenali bekal yang masih perlu diperkuat. Jangan menjadikannya sebagai kesimpulan bahwa bidang ini tidak cocok.

Pengalaman komunikasi, latihan bahasa, pemahaman budaya, dan refleksi dapat membantu Anda melihat apakah Bahasa Jepang benar-benar menjadi bidang yang ingin dipelajari secara lebih serius.

 

Kenali S1 Bahasa Jepang di Universitas LIA untuk Melanjutkan Eksplorasi

Universitas LIA menyediakan S1 Bahasa Jepang melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan metode Hybrid Learning.

Jadwal yang tercantum adalah Kamis dan Jumat pukul 16.00–22.00 serta Sabtu pukul 08.30–16.00.

Jam mulai pukul 16.00 pada hari kerja perlu diperhatikan oleh pekerja yang masih memiliki aktivitas profesional hingga sore. Durasi perkuliahan Kamis dan Jumat juga cukup panjang sehingga perlu diperhitungkan bersama perjalanan dan waktu belajar mandiri.

Informasi kampus dapat ditelusuri melalui kanal Universitas LIA, sedangkan rincian program tersedia pada halaman S1 Bahasa Jepang Universitas LIA.

 

Langkah berikutnya cukup sederhana: pilih satu materi Bahasa Jepang yang paling menarik bagi Anda, pelajari dasarnya, lalu lihat apakah rasa ingin tahu tersebut semakin kuat.

Jika iya, bawa catatan minat dan pertanyaan tersebut saat berkonsultasi dengan PMB agar pembicaraan tentang program menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan belajar Anda.